Ketua DKPP Blak-blakan Ungkap Ada Oknum Penyelenggara Pemilu Daerah Mabuk di Kantor

Tak Berkategori

Jumat, 4 Agustus 2023 – 19:30 WIB

Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mulai menerima banyak pengaduan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh wilayah di Indonesia. Jumlahnya mencapai ratusan bahkan hanya selama enam bulan terakhir.

Baca Juga :

Ferdinand Klaim Gantikan Effendi Simbolon Jadi Caleg PDIP, Puan Malah Bilang Begini

Ketua DKPP Heddy Lugito, dalam wawancara eksklusif dengan VIVA pada program The Interview di Jakarta, 20 Juli 2023, menjelaskan bahwa pengaduan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu sejak Januari hingga Juni 2023 mencapai 180-an pelaporan.

Jumlah itu, katanya, terkategori sangat banyak, bahkan jika dibandingkan dengan jumlah pelaporan di lembaga atau mahkamah etik di bidang lain non-pemilu. Bahkan, dia menekankan, sebanyak 80 persen pelaporan itu disertai bukti kuat sehingga memenuhi syarat untuk dipersidangkan.

Baca Juga :

Singgung Peran Penting Sosmed, Prabowo Capres yang Peduli Sektor UMKM

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito, The Interview

“Untuk ukuran pengaduan lembaga etik, mungkin tidak bisa disamai oleh lembaga-lembaga [atau] mahkamah etik yang lain–sangat besar–meskipun orang bilang DKPP kok kurang terkenal. Wong kurang terkenal saja pengaduannya udah banyak, apalagi terkenal. Sehingga bisa dihitung sehari ada dua pengaduan, kalau lagi padat-padatnya,” katanya.

Baca Juga :

Batas Usia Capres-Cawapres Digugat ke MK, Begini Respons Anies

Jumlah pengaduan paling banyak, katanya, datang dari tiga provinsi, yakni Papua, Papua Barat, dan Sumatra Utara. Namun, belakangan muncul tren peningkatan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu dari Aceh.

Halaman Selanjutnya

Jenis dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu yang diadukan kepada DKPP bermacam-macam, meliputi masalah integritas, pelanggaran netralitas, hingga ketidakprofesionalan.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *