Cetak Gol Penyelamat di Laga Persita vs Persib, Fahreza Sudin Akui Bangga

TANGERANGNEWS.com- Gol penyelamat di menit-menit akhir oleh Fahreza Sudin sukses mengantarkan Persita untuk menahan imbang Persib dengan skor 3-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin, 15 April 2024, sore.

Sebelumnya, Persib berhasil mengungguli kedudukan pada babak pertama lewat Febri Hariyadi pada menit 5 dan Ciro Alves di menit 24.  

Tak mau kalah, Persita memperkecil jarak melalui tendangan Irsyad Maulana pada menit ke-49 serta eksekusi penalti tepat sasaran oleh Ramiro Fergonzi di menit 58.

Sayangnya, Persib mampu kembali menyalip Persita melalui David Da Silva di menit 90.

Di menit-menit akhir, Fahreza Sudin yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memberi nyawa sementara untuk Persita dari zona degradasi setelah menjebol gawang Persib usai memanfaatkan umpan sudut dari Bae Sin Yeong di menit 90+5, skor 3-3 bertahan hingga akhir pertandingan.

Menanggapi itu, Fahreza menyebut para pemain telah berupaya fokus dan mengikuti instruksi pelatih untuk tampil lebih agresif di babak kedua.

“Kita bermain di babak pertama kurang bagus dan di babak kedua kita mulai melihat sisi kelemahan Persib,” ungkapnya.

Pemain asal Ternate ini mengaku bangga mencetak gol pertamanya di BRI Liga 1 musim 2023/2024.

“Saya sangat bahagia sekali. Karena pada musim ini saya baru bisa mencetak satu gol,” ujar Fahreza.

Sementara itu, Pelatih Persita Luis Edmundo Duran mengatakan, satu poin berharga pada laga kali ini tidak luput dari kerja keras dan kepercayaan para pemain di babak kedua.

Luis mencatat, ada beberapa kesalahan dalam laga kali ini, sehingga memberikan Persib peluang mencetak gol.

“Pemain terus mencoba untuk tetap konsentrasi dengan mental yang solid, dan akhirnya terjadi gol kedua bagi lawan dengan adanya pelanggaran yang tidak diberikan oleh wasit,” paparnya.

Baca Juga  Polisi Kerahkan 3.454 Personel Amankan Demo Buruh Hari Ini

Saat ini, Persita masih berada di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1 musim 2023/2024 dengan perolehan 32 poin.

Di sisi lain, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menyebut akan melakukan evaluasi terhadap para anak asuhnya.

Menurutnya, selama jeda babak pertama terjadi penurunan secara mental para pemain, sehingga bermain seperti tanpa komunikasi.

“Itu sepuluh menit terburuk di tahun ini,” kata Bojan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *